“Sesuatu yang diabaikan…”

وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَٰذَا الْقُرْآنَ مَهْجُورًا

“Berkatalah Rasul, ‘Ya Rabbku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Quran ini sebagai sesuatu yang diabaikan” (QS. Al-Furqon: 30).

Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa Hajr terhadap al-Qur’an (meninggalkan dan mengabaikan al-Qur’an) ada beberapa jenis yaitu sebagaimana berikut :

1) Tidak mahu mendengarkan, mengimani dan memperhatikan al-Qur’an.

2) Tidak mahu mengamalkan al-Qur’an, tidak menghalalkan apa yang dihalalkannya, dan tidak mengharamkan apa yang diharamkannya meskipun dia membaca dan mengimaninya.

3) Tidak menjadikan al-Qur’an sebagai hakim (landasan hukum) dalam berbagai urusan agama.

4) Tidak berupaya menghayati dan memahami makna-makna yang terkandung dalam al-Qur’an

(Sumber: al-Fawaid, Ibnul Qayyim)

#tadabbur
#diridancermin

About the Author

Ramlah

Executive Director
AnsarComp (M) Sdn Bhd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


You may also like these