Sebelum mata terpejam, tadabbur sejenak dan sama-sama muhasabah diri sendiri…
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلا أَوْلادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ (9)
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barang siapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.”
(Surah Al Munafiqun: 9)
=======
Kata kunci:
1) Harta benda dan anak-anak
2) Lalai dari Zikrullah
3) Orang-orang yang rugi
Allah Swt. memerintahkan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman untuk banyak berzikir mengingati-Nya, dan melarang mereka menyibukkan diri dengan harta dan anak-anak sehingga melupakan zikir kepada Allah.
Dan juga Allah memberitahukan kepada mereka bahwa barang siapa yang terlena dengan kesenangan dunia dan perhiasannya hingga melupakan ketaatan kepada Tuhannya dan mengingat-Nya yang merupakan tujuan utama dari penciptaan dirinya, maka sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang merugi.
(Tafsir Ibn Kathir)
#diridancermin